Mengatasi-masalah-situs-tidak-sesuai-kebijakan-google-adsense

Mengatasi Penolakan Situs Tidak Sesuai Kebijakan Google Adsense

Posted on

Menjadi publisher Adsense adalah salah satu tujuan dari para blogger selain membagikan ilmunya kepada khalayak ramai. Mendapatkan penghasilan dari internet sekarang ini bisa dibilang meyakinkan karena sudah banyak orang yang berhasil, sampai-sampai mereka rela meninggalkan pekerjaannya dan menjadi fulltime blogger.

Mengatasi masalah situs tidak sesuai kebijakan google adsense Mengatasi Penolakan Situs Tidak Sesuai Kebijakan Google Adsense
Situs tidak sesuai dengan kebijakan Google

Namun untuk menjadi publisher Google Adsense memang gampang-gampang susah, bukan tidak sedikit blogger yang ditolak berkali-kali bahkan saya juga termasuk didalamnya. Alasan ditolaknya seorang blogger juga berbeda beda, misalnya email penolakan dengan alasan situs tidak sesuai dengan kebijakan Google.

Lalu bagaimana mengatasi masalah tersebut, jawabannya adalah “Anda harus tahu betul penjelasan rinci mengenai email tersebut, agar kedepannya dapat memperbaiki situs yang akan didaftarkan“.

Penolakan lainnya : Mengatasi Penolakan Konten Tidak Memadai Google Adsense

Mengatasi Masalah Situs Tidak Sesuai Kebijakan Google Adsense

1. Menerima Lalu Lintas Organik

Situs menerima lalu lintas yang organik dan memungkinkan kita untuk menayangkan iklan yang ditargetkan untuk pengguna

Maksud dari kalimat tersebut adalah Google menginginkan blog anda memiliki lalu lintas organik yaitu sumber trafik dari mesin pencari atau search engine. Misalkan 75% sumber trafik anda berasal dari mesin pencari, maka alasan ini bukanlah salah satu kenapa situs anda ditolak oleh Google. Saran lainnya, submit situs anda ke Webmaster tool, seperti Google dan Bing, agar konten anda lebih cepat terindex.

2. Situs Menawarkan Nilai Yang Signifikan Untuk Pengguna

Sangat penting untuk situs yang menampilkan iklan Google untuk menawarkan nilai yang signifikan untuk pengguna, sebagi penerbit anda harus menyediakan konten yang unik dan relevan yang memberikan alasan bagi pengguna untuk mengunjungi situs anda terlebih dahulu

Setelah menganalisa kalimat diatas kita dapat menyimpulkan beberapa hal, yaitu kita harus memberikan konten yang unik dan relevan untuk para pembaca. Jangan pernah sekali-kali mengandalkan copy-paste artikel orang, jika anda menulis dengan cara mencontoh karya orang maka akan lebih baik jika artikel yang anda tulis menggunakan kata-kata/kalimat sendiri. Intinya, artikel original adalah hal utama yang harus anda terapkan. Buatlah artikel yang berkualitas dan setidaknya memiliki lebih dari 500 kata, untuk membuat artikel seperti itu silahkan baca 8 Langkah Membuat Artikel Berkualitas Dan SEO.

Walaupun tidak disebutkan dalam kalimat diatas namun kata “Relevan” mengandung arti yang luas misalnya konten terlarang. Jika anda mendaftarkan blog dengan konten h*ckng, p*rnografi, cr*ck aplikasi, dan downlo*d ilegal maka Google tidak akan menerimanya.

3. Jangan Tempatkan Iklan Pada Halaman Dengan Konten Otomatis

Jangan tempatkan iklan pada halaman yang dihasilkan secara otomatis atau halaman dengan sedikit atau tanpa konten asli

Seperti pembahasan sebelumnya, konten original adalah kunci diterimanya seorang blogger menjadi Publisher Google Adsense. Jika kita menganalisa kalimat diatas, jelas sekali konten yang dihasilkan secara otomatis seperti blog AGC (Auto Generated Content) atau sejenisnya dan sedikit konten asli (Hasil Copy-Paste) tidak akan diterima menjadi publisher Google.

4. Situ Memiliki Navigasi Dan Pengaturan Yang Jelas

Situs anda juga harus menyediakan pengalaman pengguna yang baik melalui navigasi dan pengaturan yang jelas. Pengguna harus dapat mengklik halaman anda dengan mudah dan menemukan informasi yang dicari.

Jika anda sudah membaca cara mengatasi konten tidak memadai Google Adsense yang saya tuliskan, alasan ini juga termasuk didalamnya. Dengan begitu, kita dapat simpulkan bahwa Google mengingikna situs kita dapat diakses dengan mudah oleh para pembaca. Saran saya, berikan label kategori untuk semua artikel, manfaatkan widget label atau gunakan menu-navigasi untuk memisah kategori tersebut, buat sitemap, halaman pendukung seperti about, contact, TOS dsb, dan gunakan widget sesuai keperluan misalnya populer post, artikel terbaru, arsip blog, jangan terlalu banyak pernak-pernik pada situs.

Agar anda dapat memahami situs yang sesuai dengan kebijakan secara rinci, saya sarankan untuk membaca pedoman yang telah dibuat oleh Google, Kebijakan Program Google Adsense dan Pedoman Mutu Webmaster.

Demikian penjelasan untuk mengatasi masalah penolakan Google Adsense dengan alasan situs tidak sesuai dengan kebijakan, saya harap artikel ini dapat membantu anda memperbaiki situs yang telah ditolak. Semoga bermanfaat.

6 thoughts on “Mengatasi Penolakan Situs Tidak Sesuai Kebijakan Google Adsense

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *